Sabtu, 31 Desember 2022

Merayakan Perjalanan

at Desember 31, 2022
Beberapa menit lagi kita akan sampai di bandara tujuan penghujung tahun. Banyak sekali campuran rasa yang ingin aku ungkapkan dari tiga ratus enam puluh lima hari yang telah ku lewati di perjalanan kali ini. Beruntungnya, hal yang paling sering aku temukan pada tahun ini adalah rasa syukur. Telinga dan jiwaku dijemukan dengan ucapan selamat dari satu dan dua hal yang berhasil aku capai. Meskipun beberapa perpisahan tak dapat dipungkiri, namun beberapa pertemuan mengobati luka.

Tidak ada harapan dan ekspektasi apapun yang terkemas ketika aku berangkat. Bahkan satu baris catatan tentang resolusi baru pun tak punya. Aku mulai pijakan kaki pada hari pertamaku dengan modal percaya pada diri sendiri. Aku hanya ingin menikmati perjalan kali ini dengan mengikuti ke mana arah angin membawaku berkelana.

Sungguh, aku sangat menikmati perjalanan tahun ini dengan sesekali melihat ke arah jendela luar. Mencoba meresapi fenomena yang terjadi di sekitarku. Ada hari dimana langit tampak begitu cerah hingga birunya memesona hati, namun kadang juga ada hari dimana awan gelap menyelimuti dan suasana berubah menjadi abu-abu. Akan tetapi, pada akhir hari aku selalu bertemu dengan senja yang indah. Senja yang membuatku percaya bahwa betapa pun ada hari dimana kehidupan tak selalu berjalan dengan cerah dan bersinar, matahari akan selalu terbenam membawa awal yang baru.

Jika saja aku boleh jujur, akan aku katakan bahwa peristiwa yang paling aku nikmati dalam perjalanan panjang ini adalah ketika malam hari terjadi. Entah bagaimana cara semesta bekerja, secara tidak sengaja aku menemukan bintangku. Bintang yang paling terang bersinar tahun ini. Bintang yang berhasil menghidupkan kembali jiwa yang telah redup. Bintang yang keindahannya hanya dapat kunikmati dari kejauhan hingga tak dapat aku raih. Bintang yang karenanya aku bisa merayakan patah hatiku, dan dengan cahayanya aku diajarkan tentang bagaimana merelakan dan menahan diri.

Pada akhirnya, sebelum pesawat ini mendarat, aku ingin berterima kasih kepada siapa pun yang telah berada pada perjalananku tahun ini. Rasa syukur, bahagia dan kecewanya akan aku rayakan sembari terangkainya mimpi dan harapanku di perjalanan selanjutnya. Perjalanan keliling dunia yang sepertinya akan lebih panjang hingga ujungnya akan kutemukan makna bahagia sesungguhnya.

Terima kasih, 2022.
Ika




0 comments:

Posting Komentar

 

Segores Awanku Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos