Boleh kita lanjutkan berdiskusi?
Saat ini aku sedang duduk di kursi panjang taman yang indah. Bermesraan dengan angin sore sambil menatap langit di ufuk barat. Begitu indah... Ah senja...
Ketika senja hadir, ia bisa membuat siapa saja enggan beranjak. Termasuk aku. Ke-piawayan-nya dalam memanjakan semakin membuatku terpikat. Entah bagaimana semudah ini aku terpana.
Ketika senja hadir, ada kekuatan yang berbeda merasuk ke sukmaku. Jingganya sangat memikat hingga dapat menghanyutkan penat dalam dada. Hangatnya yang berbeda membuatku jauh lebih tenang. Jauh lebih hikmat menikmati hidup dan menghempas kenangan yang lalu.
Ketika senja hadir, ia sembuhkan lukaku. Walau tanpa aku sadari, hati tau mana yang ia rindu. Hati tau mana tempatnya mengadu. Pun hati tau mana tempatnya berkeluh.
Ketika senja hadir, ia tau betul kapan waktu yang tepat untuk datang. Ia tau betapa aku dan alam begitu merindukan kehangatannya. Pun ia tau betul bahwa ada saatnya ia harus beranjak meski tiada yang enggan melepasnya.
Tapi tak mengapa. Aku akan terus menunggu hadirnya senja. Akan aku saksikan ketika jingganya mewarnai langit hingga rindu mulai menghapus penat.
Terima kasih, senja. Meski kau hanya dapat aku kagumi, hadirmu lebih dari berarti di hidupku.
Selasa, 09 April 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 comments:
Posting Komentar